Plt Direktur Non Aktif PDAM Barito Timur Diperiksa Inspektorat

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Plt Direktur PDAM Tirta Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Hendroyono yang dinonaktifkan, diperiksa inspektorat atas dugaan kebijakannya yang menyalahi aturan. 

“Benar, saya ada dipanggil untuk klarifikasi langsung ke Inspektorat,” kata , Minggu (10/6/3018) sore.

Hendroyono mengatakan, pemanggilannya untuk klarifikasi atas laporan karyawan PDAM. Dia pun menuding laporan itu tidak beralasan. Sebab, semua yang dianggarkan dalam RKP sudah disepakati bersama, dan bukan untuk kepentingan personal.

Selain itu, dia tidak menampik laporan defisit PDAM selama tiga bulan operasinal dan ada utang sebesar Rp 1,2 miliar.

“Ini memang benar karena PDAM belum bisa meraup untung. Dan utang itu sudah ada sebelum saya menjabat,” katanya.

Dia merincikan, PDAM harus mengeluarkan biaya sekitar kurang Rp 400 juta perbulan. Dan itu lebih besar dari pendapatan. Sementara hasil yang diperoleh hanya Rp 260 juta per bulan.

Tanggungan biaya operasional itu seperti gaji sebesar Rp 165 juta, listrik Rp 120 juta, bahan kimia Rp 55 juta, kewajiban BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, dan kebutuhan dapur Rp 42 juta.

Sementara itu, sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Inspektorat Bartim seputar pemeriksaan tersebut. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-11)

sumber : https://www.borneonews.co.id

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *